Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryApr 14, '08 6:03 AM
for everyone

Selamat jalan..oma yut. Kita melepasmu dengan ikhlas..
Semoga omayut beristirahat dengan tenang di sisi Allah SWT. Amin...Ya Rabbal'alamin.

Farah adalah buyut yang ketiga belas dari oma marlien.

Masih teringat dengan jelas, omayut keluar dari kamar. Dan farah sudah menunggu di depan pintu ingin segera masuk. Yah...farah suka sekali masuk ke kamar omayut dan mengambil apa saja yang dapat diraihnya. Dengan langkah kecilnya dan kadang belum stabil, farah keluar masuk kamar. Masuk tak membawa apa2, keluar pasti lah membawa sesuatu entah itu kain jahit oma yut, benang, meteran, dan lainnya. Farah senang sekali, horee..dapat maianan baru. Memang oma yut suka menjahit dan suka mengoleksi barang2 yang unik...jadi ga heran kalo kamarnya banyak pernak-perniknya.  Oma yut sesekali juga menyingkirkan sesuatu yang sekiranya bahaya untuk farah.

Pernah juga..farah pipis di kamar oma yut. Yahhh...bunda kecolongan. Memang waktu itu bunda pengin melatih farah lepas dari diapers. Trus kalo waktunya makan, oma yut menawarkan diri untuk menjaga farah disaat bundanya makan. Sesekali terdengar oma yut teriak kewalahan menghadapi gerakan farah yang saat itu sudah aktif kesana kemari. Yah..memang kesehatan oma yut sedang dalam perawatan dokter, harus dijaga jangan sampai kecapekan.
Alhamdulillah..farah begitu dekat dengan oma yut marlin. Mungkin tidak semua buyut diberi kesempatan merasakan kedekatan dengan oma yut seperti farah. Karena apa??yah..mungkin karena farah sempat tinggal serumah dengan oma yut sebelum berangkat ke Jerman. Sebelumnya oma yut tinggal disalah salah satu anak beliau tak jauh dari rumah timoho. Setelah sakit dan harus melakukan terapi dan perawatan dokter, oma yut memilih tinggal di rumah oma nani (mamah dari yanda saif). Nah kebetulan (pasnya ..kebeneran juga) farah tinggal sama oma nani juga. Nah..jadi farah tidak kesepian sejak ada oma yut tinggal disana. Pokoknya farah merasa klooop ma oma yut..mudah2an oma yut merasakan hal yang sama waktu itu. Farah bisa menemani  dan menghibur oma yut. Amin.

Ketika waktu berangkat ke jerman sudah semakin dekat, oma yut membuat beberapa sapu tangan kecil sisa kain mori (mukena) untuk farah. " Kalau bepergian jangan sampai ga bawa sapu tangan, apa lagi membawa anak kecil" demikian pesan beliau. Mungkin karena oma yut tahu kalo waktu itu  farah juga sering muntah di mobil

Nah..suatu hari oma yut merencanakan ingin mengajak farah bermain ke arena mainan anak2 di alun-alun selatan yogyakarta. Kalau sore hari, disana banyak mainan anak2 ada kuda2an, dan odongodong kalau ga salah nyebut namanya, dan banyak lagi. Oma yut yang mengatur semua (meskipun sudah kelihatan sepuh..tapi masih cekatan lhoh) dari mengatur jadwal sopir dengan melihat jadwal2 papah yang kosong, mengatur jam, menelpon dan memastikan nini elvi (adik oma nani) serta lala (buyut yang lain-cucu nini elvi) kapan waktunya biar bisa ikut. Ya..mereka yang sudah biasa main kesana.
Tibalah waktu yang direncanakan..oma marlin membawa bangku kecil dan hanya duduk melihat farah dan lala mainan. Seperti momong buyut, yah memang sepertinya oma yut merencanakan ini semua untuk bisa bermain dengan farah sebelum farah pergi ke jerman.

"""Dan tidak menyangka..ini adalah kenangan terakhir dengan oma yut"""
Terima kasih oma yut.
Mudah-mudahan amal ibadah dan kebaikan oma yut diterima oleh Allah SWT.

Ya Allah, tempatkanlah oma yut disisi MU. Amin..Ya rabbal'alamin.

" Oma yut....melambaikan tangan dengan senyuman yang mengguratkan kecantikannya semasa muda beliau"
















" Ayoo..farah dan lala lihat kamera. satuu duaa tiiigaa..."bagus sekali.












Ada juga kenangan bunda farah dari almarhumah, bisa lihat di sini.

 

lovelyaisy wrote on Apr 17, '08
turut berduka cita...

semoga kebaikan beliau dibalas dengan firdaus-Nya
amin :)
Comment deleted at the request of the author.
farahsaja wrote on Apr 18, '08
turut berduka cita...

semoga kebaikan beliau dibalas dengan firdaus-Nya
amin :)
Amin.Ya Rabbal'alamin.
Makasih ya Mbak...:)
Add a Comment